"Mak Ayah ku kangen ken ikak" begitulah isi hati yang ingin ku ucapkan pada mereka sekarang ini. sungguh pengen nangis rasanya setiap kali jalan kemall atau kemanapun, pas lagi ngeliat sebuah keluarga makan bareng disebuah resto. inget waktu kemarin sering diajak oleh ibu makan mie ikan disebuah warung kecil di kampung halamanku Toboali Bangka Selatan. walaupun warung itu bukanlah restoran besar seperti yang ada di Jakarta tapi makanan disana tidak kalah enak dengan makanan-makanan yang ada dikota besar tempatku sekarang merantau. bersama dengan ibu dan adek laki-laki saya yang nakal dan ganteng (ciye :D) kami mengendarai sepeda motor mio sport merah ke bukit (nama sebuah kampung) dimana warung mie ikan cik Melut itu berada. setiap kali datang "cik melut biase lah ok" (cik Melut seperti biasa ya) begitulah panggilan ku pada pemilik warung tersebut setiap kali aku datang kesana. sepiring mie ikan dengan tambahan telur ayam rebus sudah disiapkan buatku, ibu dan adikku. sungguh kenikmatan yang tak bisa tertandingi, selama 3 tahun di Jakarta aku belum pernah menemukan mie ikan seperti itu :( mie ikan cik Melut top dah. kegiatan yang paling aku senangi jika sedang berada di Toboali. sekitar jam 1 siang, sehabis makan siang motor supra hitam milik cik Tina berhenti didepan toko ibuku. cik Tina membawa banyak sekali makanan - makanan khas Bangka seperti pecel, selada, laksa, tekwan, pentiaw dan masih banyak lagi deh, susah buat disebutin satu-satu. setelah menghabiskan 1 piring selada dan tekwan aku langsung masuk kekamar dan mendengarkan lagu kesukaanku "A Thousand Years" sampai aku tertidur. sore harinya setelah bangun tidur, aku langsung cuci muka dan mencuci piring yang sudah menumpuk seperti gunung. sore hari sehabis mandi temanku yang bernama Amoy (panggilan khusus) sudah bbm mau ngajak JJS (jalan-jalan sore) mengelilingi indahnya kota Toboali pada waktu sore hari. rute yang selalu aku dan temanku lewati adalah jalan jendral Sudirman, Gesos, pelabuhan Bom (sunset yang indah bisa dilihat di pelabuhan Bom ini). aaduh jadi rindu itu semua :( tapi yang lebih membuatku rindu adalah kebersamaanku bersama keluarga tercinta dirumah. sebentar lagi umat Muslim di seluruh dunia akan memasuki bulan Ramadhan. Ya Allah biasanya setiap bulan puasa aku selalu sahur dan buka puasa bersama ibu, ayah dan adikku. alarm di Blackberry ku berbunyi menunjukkan sudah jam 3 pagi. ibuku langsung membangunkanku dan menyiapkan makanan-makanan untuk sahur seperti lempah kuning, ayam santen, dan masih banyak lagi deh yang lainnya, jangan disebutin satu-satu nanti bisa ngiler. sore harinya aku dan ibuku bersama-sama menyiapkan makanan untuk berbuka puasa, kadang-kadang kami membuat makanannya sendiri tapi juga kadang-kadang langsung beli di dekat rumah. biasanya banyak ibu-ibu yang menjual makanan untuk berbuka puasa. setelah berbuka puasa kamipun langsung sholat Maghrib berjama'ah dan langsung bergegas pergi ke Masjid untuk sholat tarawih berjama'ah dengan yang lainnya. sungguh indah sekali. tapi Ramadhan tahun ini sepertinya aku tidak bisa bersama dengan mereka, di karenakan aku harus PPL di Jakarta. Ya Allah semoga saja PPL nya sehabis lebaran agar aku bisa menjalankan puasa bersama dengan keluargaku di Bangka #amin :( o:)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar